SAKIT farangitis yang diderita Fitri Calina adalah risiko padatnya jadwal 'ngamen'.
Kesehatan dipertaruhkan. Mulai Oktober ini, Fitri dan manajer berupaya bijak menyikapi tumpukan pekerjaan. Diakuinya, hit 'ABG Tua' membuat penyuka pecel ini kebanjiran pekerjaan.
Puncaknya, pada 28 September lalu Fitri membawa pulang Piala Lagu Paling Inbox. 'ABG Tua' mengalahkan lagu 'Seribu Alasan' (Zaskia Gotik), 'Berondong Tua' (Siti Badriah), 'Masa Lalu' (Inul Daratista), dan 'Di-reject' milik Jenita Janet.
Padahal, 'ABG Tua' sebenarnya lagu bekas. Kali pertama, lagu ini dibawakan PL4T Band pada 2010. Diduga karena kurang promosi, lagu itu tenggelam ditelan lagu penyanyi lain. Setahun kemudian, beberapa orkes dangdut di Jawa Timur mengaransemen 'ABG Tua' versi dangdut koplo. Perlahan tapi pasti, dangdut koplo 'ABG Tua' populer di kalangan grassroots. Pada Desember 2011, Fitri dipercaya menyanyikan 'ABG Tua' untuk skala nasional. Tidak dinyana, Fitri menemukan momentum!
Saking meledaknya, pada September 2012 Fitri tur Eropa. 'Saya menggelar meet and greet dengan fans di Prancis, Hamburg (Jerman), Belgia, dan Austria. Masyarakat yang bekerja di Eropa, setiap kali rindu Tanah Air, mereka karaoke dan menyanyi 'ABG Tua'. Lagu ini anthem wajib bagi para pekerja kala rindu Indonesia. Dangdut dan 'ABG Tua' dijadikan pengobat kangen. Selama 10 hari saya di Eropa. Puncaknya, konser di Amsterdam,' serunya, antusias.
'ABG Tua' memberi kesempatan Fitri menggelar konser di hadapan para pekerja Indonesia di dua negara Asia. Juli lalu, mantan presenter Goyang Asyik menyambangi Taiwan. Awal September, ia tampil di Singapura sembari memperkenalkan single baru 'Anti Galau'. Popularitas ini didapat Fitri lewat kekuatan lagu. Bukan sensasi murahan di layar kaca.
Ia tidak menampik kenyataan bahwa beberapa pedangdut memperkenalkan single baru lewat isu merebut suami orang, selingkuh, dan keributan di depan kamera infotainment. Rupanya, tawaran bikin 'gosip setingan' pernah menghampiri Fitri. Kala itu, ia didekati untuk merancang gosip dipacari seorang figur publik atau pengusaha. Belum terealisasi, menolak. Ia mempertanyakan, apa fungsinya?
'Kalau hanya agar diomongkan masyarakat, apa untungnya buat saya? Saya tidak punya mental yang cukup kuat untuk menerima gunjingan orang. Apa gunjingan itu bisa dibawa ke panggung? Paling banter panggung talk show, jadi narasumber program variety show atau infotainment di televisi. Setahu saya, hanya karya yang bisa dibawa ke atas panggung untuk menghibur khalayak. Sebisa mungkin, saya memegang prinsip itu. Doakan saya,' Fitri mengakhiri obrolan.
(wyn/adm) |
Foto-foto: Fitri Carlina
0 comments "Fitri Carlina Pernah Ditawari Gosip Rekayasa"
Post a Comment